Lift untuk Menuliskan Sebuah Tujuan !!

M

enuliskan sebuah (beberapa) Goal (Tujuan) dalam hidup adalah sebuah hal yang sangat amat penting. Hal ini sudah saya ketahui sejak lama, banyak buku berisi pengalaman orang membuktikan hal itu. Untuk melakukannya pun amat lah sangat mudah sekali. Paling tidak ini menurut pendapat saya. Tapi entah kenapa, untuk benar-benar “menuliskan tujuan” tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Biasanya saya “hanya” men-setting goal saya dalam pikiran saya. Mempertahankannya dalam pikiran saya. Namun, seiring berjalannya waktu, saya tidak dapat mempertahankan goal saja tersebut dalam pikiran saya terus menerus.

Sebuah kejadian yang menggugah saya pada akhirnya untuk mulai menulis goal saya adalah, saat pulang kantor, ketika saya sedang turun lift sendirian dari lantai 5 menuju lantai 1. Ketika masuk ke dalam lift saya lupa memencet tombol lantai yang akan dituju. Setelah beberapa lama, saya baru tersadar kalau belum memencet tombol lift. Lalu saya segera pencet tombol 2 dalam lift tersebut sesuai dengan lantai yang akan saya tuju. Dan kemudian lift berjalan dan kemudian lift berhenti di lantai 2, saya keluar dari lift sesuai dengan lantai yang saya ingin tuju.

Saat itu saya mendapatkan sebuah pelajaran berharga. Ya, bisa dibilang semacam “blink” atau pencerahan “kecil”. Tulisan kecil ini hanyalah sebuah pemaknaan saya atas sebuah kejadian saja. Jika kejadian itu bisa bermanfaat buat saya, semoga artikel kecil ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Saya mengibaratkan sebuah perjalanan kehidupan seperti menaiki lift, dimana kita bergerak menuju ke suatu tempat. Sebuah lift memiliki tombol-tombol yang akan membawa kita menuju lantai (baca : tujuan) yang diinginkan. Ini merupakan sebuah petunjuk bahwa dalam kehidupan, terdapat berbagai macam pilihan dan kita harus dengan sadar menentukan mana tujuan yang akan dicapai. Ya, kita lah yang menentukan dimana kita akan berada.

Kembali ke pengalaman di dalam lift. Ketika saya memencet tombol dalam lift, maka lift tersebut kemudian mulai bergerak ke tempat yang saya ingin tuju. Saat itu saya tiba-tiba diberikan pemahaman, melalui self talk, seperti inilah kalo kamu membuat sebuah Tujuan. Coba seandainya kamu hanya membayangkan saja dan tidak memencet tombol (baca : membuat tujuan kamu) maka lift tersebut tetap tidak akan bergerak. Ya.. kamu harus memencet tombol (menuliskan tujuan kamu) itu terlebih dulu supaya lift tersebut bergerak ke tempat yang kamu inginkan.

Saat kamu tidak memencet tombol maka kamu tidak akan kemana-mana. Dan jika ada orang lain yang “berbaik hati” memencetkan tombol lift dari luar, maka kamu hanya bisa mengikuti kemana lift itu menuju dan kemungkinan kecil lift itu menuju ke tempat yang benar-benar kamu inginkan. Kamu akan berhenti di suatu tempat, yaitu sebuah tempat yang ditentukan oleh orang lain.

Sejak kejadian itu, akhirnya saya mulai menuliskan GOAL-GOAL yang ingin saya capai. Ya.. saat ini saya sudah menuliskan beberapa GOAL yang saya tuliskan dalam sebuah buku tulis kecil. Saya jadi punya kebiasaan baru, membaca GOAL saya itu di pagi hari ketika bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

Ya, melalui kejadian di lift ini, saya sekarang mulai menuju tempat yang saya tentukan sendiri.. bukan yang ditentukan orang lain, apalagi “sekedar mengikuti garis takdir” yang “katanya” sudah ditentukan dari sananya.

Selamat menuliskan Goal-goal Anda.!!

Oleh : Chris Adi Kusuma, Licensed Practitioner of NLP ™

Sumber:http://republiknlp.com/2009/05/15/lift-untuk-menuliskan-sebuah-tujuan/#more-130

Pembaca,
Anda senang dengan artikel ini. Silahkan luangkan waktu untuk menuliskan pendapat atau komentar Anda di bawah ini.
Feedback Anda akan sangat berguna bagi kami.
Terima kasih…

0 komentar:

Posting Komentar